Bagaimana pengaruh pigmen organik terhadap efisiensi sel surya perovskit

Pigmen organik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi sel surya perovskit. Berikut adalah beberapa poin penting yang menjelaskan pengaruh tersebut:

  • Peningkatan Efisiensi dan Stabilitas: Penggunaan pigmen organik sebagai materi passivasi permukaan dapat meningkatkan efisiensi dan stabilitas sel surya perovskit. Misalnya, pigmen quinacridone (QA) telah digunakan untuk meningkatkan efisiensi sel surya dari 18,9% menjadi 21,1%. Selain itu, sel surya yang dilapisi dengan pigmen QA mampu mempertahankan 90% efisiensi awal setelah 1.000 jam dalam kondisi pencahayaan ambien.
  • Sifat Fisikokimia yang Baik: Struktur supermolekuler pigmen organik memberikan sifat fisikokimia yang baik, termasuk stabilitas tinggi terhadap cahaya dan panas serta mobilitas pembawa muatan daya yang sangat baik.
  • Peningkatan Hidrofobisitas: Penambahan lapisan pigmen yang tidak larut melalui pemrosesan yang mudah dapat membuat sel menjadi hidrofobik, sehingga air tidak dapat bertahan di permukaan. Hidrofobisitas ini penting untuk stabilitas lapisan tipis dan sel surya secara keseluruhan.
  • Transfer Lubang Terarah: Tingkat energi lapisan pigmen organik memungkinkan transfer lubang terarah dari perovskit ke lapisan transpor lubang sambil menghambat transfer elektron, yang meningkatkan efisiensi ekstraksi lubang dan menurunkan rekombinasi muatan.
  • Alternatif Pewarna Sintetis: Pigmen fotosintesis dari mikroalga laut seperti Navicula sp. dapat digunakan sebagai bahan pemeka sel surya. Pigmen alami seperti klorofil, betalain, karotenoid, antosianin, flavonoid dan tanin juga dapat digunakan sebagai pewarna alami pengganti pewarna sintesis dalam DSSC. Boy138